Kemenangan PSIS Sebagai Kado Hari Jadi Kota Semarang
Hool Sem | 19.51 | 0
comments
Bertepatan 2 Mei 2013 adalah hari jadi Kota Semarang yang ke-466 diwarnai kemenangan manis di laga perdana PSIS Semarang. Bahagia rasanya bisa memberikan kado istimewa berupa kemenangan melawan tim tamu.
Dalam laga yang digelar di Stadion Jatidiri Semarang tersebut dan disiarkan secara live dari Semarang TV, PSSB Bireun dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah mengalami kekalahan 2-0 dari tuan rumah PSIS Semarang dalam menjalani kompetisi Divisi Utama LPIS PSSI.
Didukung oleh sebagian besar suporter Panser Hooligan dan Panser Pessbuuk tim tuan rumah langsung menggebrak pertahanan PSSB Bireun secara gencar. Usaha yang dilakukan tidak sia-sia, gol pertama dicetak legiun asing dari Brazil Vitor Borgess pada babak pertama menit ke-10 dilanjut gol kedua melalui titik penalty pada menit ke 32 setelah salah satu pemain tim tamu handsball di dalam area penalty. Amancio Fortes legiun asing dari Angola yang juga jebolan Akademi Manchester United tersebut yang dipercaya oleh pelatih berhasil mengeksekusi penalty dengan sempurna dan Gol kedudukan 2-0 untuk PSIS Semarang.
Pada babak kedua setelah jeda pertandingan justru pemain PSIS Semarang terlihat tempo permainan menurun yang menjadikan pertandingan babak kedua kurang menarik untuk ditonton. Kedudukan akhir masih tidak berubah dengan skor masih sama 2-0 untuk kemenangan tim tuan rumah PSIS Semarang.
Pada pertandingan berikutnya PSIS Semarang kembali bertindak sebagai tuan rumah melawan PSBL Langsa yang biasanya digelar di Stadion Jatidiri dikarenakan dipakai untuk kegiatan keagamaan maka laga tersebut dialihkan di Stadion Madya Kendal pada tanggal 5 Mei 2013. Semoga kemenangan demi kemenangan bisa diraih tim PSIS Semarang dalam mengarungi Divisi Utama LPIS.(KW / H-1932)
Label:
PSIS,
PSIS News,
PSIS Semarang
Agus Yasmin Pertanyakan Surat Siluman BAORI
Hool Sem | 00.08 | 0
comments
JAKARTA - Tekad baik rekonsiliasi sepakbola nasional (baca: PSSI) melalui Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan di gelar di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Maret 2013 diharapkan bisa berjalan lancar. PSSI berharap ini menjadi titik awal perbaikan sepakbola nasional menuju prestasi yang didambakan. Sayang, dalam proses perjalanan menuju KLB banyak penyimpangan di luar kesepakatan. Terutama, keputusan oknum-oknum yang mengambil keputusan sendiri terkait kepentingan kelompoknya. Sebelumnya, Sefdin (anggota Tim Verifikasi) mengambil langkah sendiri mengumumkan 100 peserta KLB berikut dengan nama definitif yang dimuat di sejumlah media. Padahal, dalam Rapat Tim Verifikasi 5 Maret 2013, baru diputuskan 79 peserta. Itu pun atas nama lembaga atau institusi seperti yang diamanatkan dalam surat FIFA terkahir yang ditujukan kepada Menpora.
Langkah-langkah ini mencederai semangat rekonsiliasi yang dibangun diharapkan tak diulangi. "Semua harus berdasarkan prosedur. Dari dulu PSSI sangat konsen terhadap agenda rekonsiliasi dan berharap dapat secepatnya dilakukan. Tapi, bukan berarti menghalalkan segala cara dengan menabrak aturan. Ini organisasi besar. Semua harus tahu aturannya. Statuta harus ditegakkan," kata Tuty Dau, anggota Komite Eksekutif PSSI.
Agus Yasmin, Ketua Tim Verifikasi Peserta Kongres, menjelaskan bahwa tak ada rapat lagi setelah 5 Maret 2013. Sisa 21 peserta yang masih dipermasalahkan KPSI akan diserahkan keputusannya di rapat Komite Eksekutif yang akan di gelar 13 Maret 2013. "Apa yang diumumkan Sefdin itu tak bisa dipertanggungjawabkan. Saya sebagai Ketua Tim Verifikasi tak pernah mengadakan rapat lagi setelah 5 Maret karena semuanya sudah disepakati. Sisa 21 suara bermasalah akan dibahas di Rapat Komite Eksekutif," kata Agus.
Selain kasus tersebarnya daftar 100 peserta dengan nama defintif tanpa ada keputusan rapatnya, teranyar keluar surat badan Arbitase Olahraga Indonesia (BAORI) tertanggal 11 Maret 2013. Fatwa yang dikeluarkan Sekretaris BAORI, Dr. Sudiman SH, menyatakan bahwa Penerbitan Surat Keputusan PSSI tentang pembekuan Kepengurusan dan Pembentukan 11 caretaker Pengrov dinyatakan BATAL. Dalam fatwa tersebut juga disebutkan bahwa yang berhak menghadiri KLB adalah 11 pengurus Pengprov lama.
Anehnya, surat itu ditujukan kepada Agus Yasmin selaku Ketua Tim Verifikasi. Sementara Agus melalui surat bantahannya menyatakan tak pernah mengeluarkan surat dan meminta fatwa kepada BAORI. "Saya tidak paham apa maksud semua ini. Ini sudah mencederai semangat rekonsiliasi yang sedang dibangun. Saya berharap Tim Pengawas KLB yang dibentuk Menpora memperhatikan hal-hal aneh seperti ini," kata Agus Yasmin.
Agus Yasmin berharap semangat kebersamaan yang dibangun tak dicederai dengan hal-hal yang dilakukan melalui "jalan" belakang. "Semua harus transparan demi kebaikan bersama. Jangan ada dusta di antara kita," Agus Yasmin menegaskan.
Langkah-langkah ini mencederai semangat rekonsiliasi yang dibangun diharapkan tak diulangi. "Semua harus berdasarkan prosedur. Dari dulu PSSI sangat konsen terhadap agenda rekonsiliasi dan berharap dapat secepatnya dilakukan. Tapi, bukan berarti menghalalkan segala cara dengan menabrak aturan. Ini organisasi besar. Semua harus tahu aturannya. Statuta harus ditegakkan," kata Tuty Dau, anggota Komite Eksekutif PSSI.
Agus Yasmin, Ketua Tim Verifikasi Peserta Kongres, menjelaskan bahwa tak ada rapat lagi setelah 5 Maret 2013. Sisa 21 peserta yang masih dipermasalahkan KPSI akan diserahkan keputusannya di rapat Komite Eksekutif yang akan di gelar 13 Maret 2013. "Apa yang diumumkan Sefdin itu tak bisa dipertanggungjawabkan. Saya sebagai Ketua Tim Verifikasi tak pernah mengadakan rapat lagi setelah 5 Maret karena semuanya sudah disepakati. Sisa 21 suara bermasalah akan dibahas di Rapat Komite Eksekutif," kata Agus.
Selain kasus tersebarnya daftar 100 peserta dengan nama defintif tanpa ada keputusan rapatnya, teranyar keluar surat badan Arbitase Olahraga Indonesia (BAORI) tertanggal 11 Maret 2013. Fatwa yang dikeluarkan Sekretaris BAORI, Dr. Sudiman SH, menyatakan bahwa Penerbitan Surat Keputusan PSSI tentang pembekuan Kepengurusan dan Pembentukan 11 caretaker Pengrov dinyatakan BATAL. Dalam fatwa tersebut juga disebutkan bahwa yang berhak menghadiri KLB adalah 11 pengurus Pengprov lama.
Anehnya, surat itu ditujukan kepada Agus Yasmin selaku Ketua Tim Verifikasi. Sementara Agus melalui surat bantahannya menyatakan tak pernah mengeluarkan surat dan meminta fatwa kepada BAORI. "Saya tidak paham apa maksud semua ini. Ini sudah mencederai semangat rekonsiliasi yang sedang dibangun. Saya berharap Tim Pengawas KLB yang dibentuk Menpora memperhatikan hal-hal aneh seperti ini," kata Agus Yasmin.
Agus Yasmin berharap semangat kebersamaan yang dibangun tak dicederai dengan hal-hal yang dilakukan melalui "jalan" belakang. "Semua harus transparan demi kebaikan bersama. Jangan ada dusta di antara kita," Agus Yasmin menegaskan.
Peserta Kongres PSSI Akan Diputuskan di Rapat Exco
Hool Sem | 03.02 | 0
comments
JAKARTA
– Terkait pemberitaan yang beberapa hari belakangan tersebar di media bahwa
peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar pada 17 Maret 2013 di
Hotel Borobudur, Jakarta, telah tuntas dibahas di Tim Verifikasi dengan ini
disampaikan bahwa BERITA TERSEBUT TIDAK BENAR.
Pernyataan yang disampaikan salah satu Tim
Verifikasi tersebut telah menyalahi kesepakatan bersama yang telah dibuat dan
ditandatangani dalam rapat Tim Verifikasi yang digelar 5 Maret 2013. Dalam
rapat yang dipimpin Ketua Tim Verifikasi, Agus Yasmin, dan dihadiri Togar
Manahan Nero (Wakil Ketua), R. Finantha Rudy, Bustami, Maurice Tuguis, Sefdin
Syaifudin Alamsyah (Anggota) serta dua tim pengawas dari Kemenpora Brahmana dan
Victor Emanue tersebut disepakati bahwa peserta KLB yang sudah lolos verifikasi
berjumlah 79. Sisanya 21 peserta lagi yakni 18 Pengprov dan tiga klub masih
bermasalah.
“Saya selaku Ketua Tim Verifikasi sangat
menyesalkan sikap dan pernyataan yang dilakukan oleh oknum salah satu anggota
tim verifikasi itu. Seyogyanya semua anggota tidak melangkah atas nama Tim demi
kepentingan kelompok, karena saya selaku Ketua Tim sudah menyampaikan kondisi terakhir
dan hasil rapat Tim verifikasi kepada Sekjen melalui memo internal,” kata Agus
Yasmin, Ketua Tim Verifikasi Peserta Kongres Luar Biasa PSSI Tahun 2013.
Sesuai kesepakatan bersama Tim Verifikasi bahwa
sisa pembahasan voters yang belum rampung, yakni 18 Pengprov dan tiga klub
lainnya, akan diserahkan dalam rapat Ketua Umum PSSI dan Komite Eksekutif PSSI
untuk diputuskan. “Tak ada rapat tim verifikasi lagi setelah 5 Maret 2013.
Jadi, apa yang berkembang dan tersebar di media massa beberapa hari terakhir
adalah bohong,” kata Agus Yasmin.
Pernyataan sepihak yang disampaikan salah satu tim
verifikasi tersebut sangat tak bertanggung jawab dan menyesatkan. Apalagi dalam
keterangannya tersebut disampaikan juga nama-nama wakil peserta KLB dari voter
yang masih dipersoalkan oleh pihak KPSI. Pernyataan ini merupakan upaya
pihak-pihak tertentu yang ingin menggagalkan proses rekonsiliasi yang
diamanatkan FIFA/AFC dan diupayakan oleh Kemenpora.
“Hasil rapat Tim Verifikasi pada 5 Maret 2013 telah
diserahkan ke Sekjen. Tak ada lagi rapat Tim Verifikasi setelah itu.
Selanjutnya menunggu langkah teknis Sekjen untuk memediasi rapat pimpinan
(ketum dan Exco) untuk mengambil keputusan terkait voter bermasalah,” kata Agus
Yasmin. “Keputusan rapat Exco itulah
nanti yang akan dijadikan panduan untuk menyampaikan undangan peserta Kongres
Luar Biasa,” ujar Agus Yasmin lagi didampingi dua anggota Tim, Bustomi dan
Finanta Rudy.
Agus Yasmin juga mengklarifikasi pernyataan salah
satu anggota tim verifikasi yang menyebutkan nama definitif peserta KLB seperti
Pengprov Jawa Barat diwakili Tony Apriliani dan Pengprov jawa Timur diwakili La
Nyalla Mattalitti serta Jawa Tengah diwakili Sukawi Sutarip. Maklum,
berdasarkan surat FIFA terakhir yang disampaikan ke PSSI dan Kemenpora terkait
peserta KLB disebutkan dengan tegas dan gamblang bahwa peserta KLB adalah
institusi/organisasi, bukan perorangan/pribadi sesuai perkembangan terakhir.
“Sekali lagi pernyataan tersebut diabaikan saja. Itu pernyataan tak
bertanggungjawab dan klaim sepihak, ” kata Agus tegas.
“Exco baru akan menggelar rapat pekan ini terkait
voter yang dimasih diperdebatkan. Jadi, amat disayangkan pernyataan sepihak
yang berkembang di media massa beberapa hari belakangan. Ini sangat
menyesatkan,” kata Sihar Sitorus, anggota exco PSSI. “Kami berharap semua bisa
menahan diri. Jangan lagi dibuat gaduh!” Sihar menambahkan.
Label:
Gallery Foto,
PSSI,
PSSI News
Ujicoba Perdana PSIS Semarang Berakhir Imbang
Hool Sem | 23.50 | 0
comments
Semarang, pertandingan ujicoba antara PSIS Semarang melawan tim Porprov Jawa Tengah hari senin (4/3) sore berakhir imbang dengan skor kacamata 0-0. Pertandingan yang disaksikan ratusan supporter di stadion jatidiri tersebut merupakan pertandingan ujicoba pertama PSIS Semarang. Setelah hampir 2 bulan dimulai dari proses seleksi sampai pembentukan tim PSIS dan latihan intensif telah dilaksanakan tim berjuluk Mahesa Jenar ini.
Di awal babak pertama pertandingan berjalan lambat. PSIS Semarang duet pemain asingnya di depan belum mampu memberikan ancaman yang berarti. Tercatat hanya sundulan keras Vitor Borges yang mengancam gawang tim porprov, sayang masih bisa diamankan kiper lawan. Serangan PSIS lebih banyak terjadi dari sisi kiri melalui Dian Fachrudin dan Amancio Fortes. Tetapi tak banyak serangan tersebut yang menghasilkan peluang matang, hanya 3 kali umpan dari sisi kiri yang sukses dan 3 kali gagal.
Tercatat babak pertama PSIS hanya menghasilkan 1 shoot on target, beberapa tembakan ke gawang masih meleset dari sasaran. Sementara tim porprov jg mencatat 1 kali shoot on target, tetapi jg masih bisa diamankan oleh kiper PSIS Guntur yang menggantikan Gesang di menit ke 35. Tim porprov berhasil mencuri bola dikarenakan blunder yang dilakukan pemain belakang PSIS di depan kotak penalti tetapi masih belum bisa dimanfaatkan maksimal oleh tim porprov.
Memasuki babak kedua komposisi pemain PSIS berubah total. 10 pemain baru kecuali kiper dimasukkan pelatih Edy Paryono. Permainan dengan tempo cepat diperagakan PSIS Semarang. Peluang pertama didapat Komang Maryawan. Berawal dari serangan melalui sisi kanan pertahanan tim porprov, Komang Maryawan menerima umpan datar dan melepaskan tembakan ke pojok kanan atas gawang lawan. Hanya saja peluang tersebut tak membuahkan hasil berkat tepisan kiper tim porprov.
Di pertengahan babak kedua beberapa pemain dimasukkan diantaranya kiper Yoga, M. Yusuf dan dua pemain lainnya. Dengan demikian seluruh pemain yang berjumlah 26 pemain sudah dimainkan.
Tim Porprov bukan tanpa peluang di babak kedua ini, beberapa peluang berhasil tercipta bahkan sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper PSIS Semarang, tetapi tendangan pemain depan tim porprov masih melenceng jauh. Bahkan tim porprov mengungguli jumlah tendangan ke gawang dengan mencatat 6 tembakan, sedang PSIS hanya menghasilkan 5 tembakan.
Secara keseluruhan PSIS semarang bisa mengendalikan permainan, hanya saja penyelesaiannya yang kurang baik sehingga tidak ada gol yang tercipta di pertandingan ujicoba kali ini. Kabarnya ujicoba selanjutnya PSIS akan bertanding melawan Persik Kendal, Diklat Salatiga, Persibangga Purbalingga dan Persiba Bantul.
Line up PSIS : Gesang (Guntur 35’; Yoga 60’), 25 Ari Noviga (no. 3 45’), 15 Hery Prasetyo (5 Ichwan Wicak 45’), 14 Khomad Suharto (18 Eko Prasetyo 45’), 4 Dian Fachrudin (2 Anwarudin 45’), 7 Iwan HW (6 Ilham Asdat 45’), 8 Widianto (32 Iswadi 45’; 13 Resal 84’), 23 Imam (21 Wayan Bayu 45’), 16 Dimas Pongky (9 Iwan A 45’, 29 M.Yusuf 72’), 10 Amancio Fortes (19 Kukuh P 45’; 24 Bayu U 72’), 20 Vitor Borges (11 Komang Maryawan 45’).
[ADT-HLGN1932]
Label:
PSIS,
PSIS News,
PSIS Semarang
PSIS Kedatangan Pelamar Dari Korea Selatan
Hool Sem | 13.06 | 0
comments
Hooligans1932.com - SEMARANG, Dalam latihan kemarin sore (21/2) di lapangan Banteng Raiders Srondol, tim kebanggan masyarakat kota Semarang, PSIS, kedatangan pelamar pemain asing asal Korea Selatan, Na Byung Yul, yang lahir pada tanggal 5 Januari 1985.
Pemain dengan tinggi 180 cm yang biasa menempati posisi gelandang bertahan tersebut, berupaya memenuhi kuota pemain asing Asia untuk tim PSIS di Kompetisi Divisi Utama LPIS 2013. Saat ini PSIS baru memiliki 2 pemain asing non-Asia, Amancio Fortes (Angola-Portugal) dan Vitor Borges (Brasil).
Pemain yang pernah berkostum Persik Kediri dan Batavia Union Tangerang tersebut tampak antusias. Dalam sesi latihan fisik dan sesi latihan game terlihat mengeluarkan kemampuan terbaiknya didepan pelatih kepala, Edy Paryono.
"Kita masih perlu melihat kemampuannya baik secara fisik maupun tekniknya dalam 2 sampai 3 latihan lagi. Setelah itu kami dari tim pelatih baru bisa memutuskan kelayakannya" tutur Edy Paryono setelah akhir latihan.
Dilihat dalam komposisi pemain yang sudah ada saat ini, posisi gelandang tidaklah terlalu membutuhkan pemain lagi. Justru untuk posisi belakang, pelatih menilai masih dibutuhkan pemain dengan postur yang tinggi.
"Dari komposisi saat ini kami masih membutuhkan pemain belakang dengan postur tubuh yang tinggi untuk mengantisipasi duel-duel diudara. Kalo lebih memungkinkan lagi bisa bermain dalam dua posisi, bisa sebagai center back juga bisa sebagai gelandang bertahan" kata Edy Paryono mengakhiri percakapan. (SBD)
Pemain dengan tinggi 180 cm yang biasa menempati posisi gelandang bertahan tersebut, berupaya memenuhi kuota pemain asing Asia untuk tim PSIS di Kompetisi Divisi Utama LPIS 2013. Saat ini PSIS baru memiliki 2 pemain asing non-Asia, Amancio Fortes (Angola-Portugal) dan Vitor Borges (Brasil).
Pemain yang pernah berkostum Persik Kediri dan Batavia Union Tangerang tersebut tampak antusias. Dalam sesi latihan fisik dan sesi latihan game terlihat mengeluarkan kemampuan terbaiknya didepan pelatih kepala, Edy Paryono.
"Kita masih perlu melihat kemampuannya baik secara fisik maupun tekniknya dalam 2 sampai 3 latihan lagi. Setelah itu kami dari tim pelatih baru bisa memutuskan kelayakannya" tutur Edy Paryono setelah akhir latihan.
Dilihat dalam komposisi pemain yang sudah ada saat ini, posisi gelandang tidaklah terlalu membutuhkan pemain lagi. Justru untuk posisi belakang, pelatih menilai masih dibutuhkan pemain dengan postur yang tinggi.
"Dari komposisi saat ini kami masih membutuhkan pemain belakang dengan postur tubuh yang tinggi untuk mengantisipasi duel-duel diudara. Kalo lebih memungkinkan lagi bisa bermain dalam dua posisi, bisa sebagai center back juga bisa sebagai gelandang bertahan" kata Edy Paryono mengakhiri percakapan. (SBD)
Label:
PSIS Semarang
Daftar District Hooligans Semarang
Hool Sem | 17.38 | 0
comments
Daftar District Hooligans Semarang
| No | District | Area | Contact | Member (tgt) |
|---|---|---|---|---|
| 1 |
Black Shadow
| Semarang Barat | Jl. Jonggring Saloko 3/4 Krobokan, Semarang Cp : 081901318786 PiN BB : 3273e827 | 500 |
| 2 |
Jong Java
| Semarang Selatan | - | 700 |
| 3 |
Gajah Mungkur
| Gajah Mungkur dan Sekitarnya | - | 650 |
| 4 |
ATLAS City Casual
| - | - | 478 |
| 5 |
East Squad
| Semarang Timur | Koordinator: Fian Ardy Irawan 089606444609 | 492 |
| 6 |
Garda Hitam
| Salatiga | Koordinator:Kresna CP: 085641963051 FP: Garda Hitam 32 | 125 |
| 7 |
Hooligans Boyolali
(Hool Boy)
| Boyolali | 67 | |
| 8 | Holy Guns Undergrunge | Underground | - | 32 |
| 9 | Uptown Boys | Ungaran | - | 78 |
| 10 | Hologram | Ambarawa | - | 39 |
| 11 | Hooligans Demak | Demak | - | 112 |
| 12 | Hooligan Tegal | Tegal | - | 33 |
| 13 | Hooligans Batang | Batang | - | 79 |
| 14 | South United | Semarang Selatan | Farhan 089669194847 | 546 |
| 15 | Grendel | - | - | - |
| 16 | Bali Black Hooligans | Bali | - | - |
| 17 | HIJAB | Djabotabek | Jl Potlot Jkt | 100 |
| 18 | Eropa | Semarang Utara | Basecamp: WR makan bu sri erowati | - |
| 19 | Hardworker | Tegal | - | - |
| 20 | Building Stone | - | - | - |
| 21 | X-Apaterment | - | - | - |
| 22 |
School
| Semarang City | Yanuar / 083838723920 Basecamp: Taman KB FP: Hooligans School 1932 | - |
| 23 | Bronxkids | - | - | - |
| 24 | Black Heart | - | - | - |
| 25 | Gasem City | - | - | - |
| 26 | Swikee | - | - | - |
| 27 | Puerto Rico | - | - | - |
| 28 | West Coast Casual | - | - | |
| 29 | Djogja Hooligans | DIY | - | - |
| 30 | Hooligans Kendal | Kendal dan Sekitarnya |
Koordinator: Haryadi Wibowo
Basecamp: Smester XGroup FB | 46 |
| 31 |
The Lost Hooligans Wonosobo | Wonosobo | Koordinator: Wan | - |
| 32 |
Hooligans University
| College, Institute, University | Dwi afiyadi cp 085741429586 Hakim 088215304165 | - |
Label:
Hooligans 1932
Langganan:
Entri (Atom)

















